Selasa, 22 November 2022

Cyber Crime

  Assalamualaikum wr.wb semuanya balik lagi bersama saya Yesi Kho Sutrisno prodi informatika Universitas Jember, disini saya akan menjelaskan tentang Cyber Crime.



A. PENGERTIAN

    Nah sebelumnya  kalian tau ga si apa itu mayantara atau biasa yang disebut dengan cyberspace? Nah cyberspace merupakan sebuah dunia komunikasi berbasis komputer yang menawarkan realitas yang baru, yaitu realitas virtual.
    Sedangkan untuk kejahatan mayantara atau bisa disebut dengan cyber crime merupakan kejahatan komputer di dalam
mayantara, yang biasanya muncul bisa karena dua faktor yaitu yang pertama mikro  atau perorangan dan yang kedua makro atau komunal, publik, dan efek domino. Kemudian untuk pendorong dari cyber crime ini adalah karena mungkinkan pelaku kejahatan untuk menyembunyikan jendela jejaknya, tidak memiliki batas geografis, dan juga dapat dilakukan secara jarak  dekat ataupun jauh.
    Cyber crime ini merupakan kejahatan dengan teknologi informasi dapat dibagi menjadi dua bagian besar yaitu, yang pertama adalah kejahatan yang bertujuan merusak atau menyerang sistem atau jaringan komputer dan yang kedua adalah kejahatan yang menggunakan komputer atau internet sebagai alat bantu dalam melancangkan kejahatan. Seiring perkembangan teknologi kombinasi antara kedua hal tersebut sering terjadi.


B. JENIS ANCAMAN PADA SISTEM KOMPUTER

    Berdasarkan fungsi dari sistem komputer, ancaman dapat dikategorikan menjadi empat yaitu :

1.) Interruption




    Interruption ini adalah suatu ancaman terhadap integritas. Orang yang tidak berhak berhasil menyadarkan lalu lintas informasi yang sedang dikirim lalu mengubahnya sesuai keinginan. Adapun contoh dari interruption adalah seperti ketika file dapat digunakan akibat hardisk di rusak atau kabel telekomunikasi dipotong, dalam hal ini pihak yang tidak bertanggung jawab mencoba untuk membuat layanan tidak dapat di akses oleh pihak lain.


2.) Interception

    
    Interception adalah ancaman terhadap kerahasiaan (secrecy), informasi  yang ada didalam sistem disadap oleh orang yang tidak berhak. Contoh dari interception adalah seperti tempat intersepsi komunikasi antara kedua pihak telah terdengar oleh pihak lain. Misalnya, informasi yang ada disadap oleh pihak yang tidak bertanggung jawab atau mencopy data secara tidak sah.


3.) Modification


    Modification merupakan ancaman terhadap integritas. Orang yang tidak berhak berhasil menyadap lalu lintas informasi yang sedang dikirim lalu mengubahnya sesuai keinginannya. Contoh dari modification adalah seperti mencegat dan mengubah data yang di kirimkan dan diubah menjadi keinginan pihak yang tidak bertanggung jawab.


4.) Fabrication


    Fabrication merupakan ancaman terhadap integritas. Orang yang tidak berhak berhasil meniru atau memalsukan suatu informasi sehingga orang yang menerima informasi menyangka informasi tersebut berasal dari orang yang dikehendaki oleh si penerima informasi tersebut.




    Interception, interruption, modification dan fabrication masing-masing dapat dilihat sebagi bentuk pemalsuan data. Masalah keamanan merupakan salah satu aspek terpenting dari sebuah sistem informasi atau sistem jaringan komputer. Masalah keamanan sering kali kurang mendapat perhatian dari para perancang dan pengelola sistem informasi. Seringkali masalah keamanan berada di urutan setelah tampilan, atau bahkan di urutan terakhir dalam daftar hal-hal yang di anggap penting. Apabila mengganggu performansi dari sistem, sering kali masalah keamanan tidak begitu diperdulikan bahkan ditiadakan





Tidak ada komentar:

Posting Komentar